Berapa Angka Trigiserida Darah Normal?

Apa Itu Trigliserida?
Trigliserida adalah salah satu jenis lemak (lipida) yang terdapat dalam darah. Selain dari trigliserida, di dalam darah kita juga terdapat jenis lemak yang lebih populer yaitu kolesterol HDL (high density lipoprotein) dan kolesterol LDL (low density lipoprotein). Trigliserida terdapat di dalam tubuh kita sebagai hasil pengolahan makanan terutama sumber karbohidrat melalui serangkaian proses yang disebut metabolisma. Keberadaan trigliserida di tubuh kita bermanfaat dalam metabolisma tubuh. Seperti jenis lemak tubuh lainnya, trigliserida dapat menjadi cadangan makanan dalam tubuh.

Pengertian Angka Trigliserida Darah
Angka trigliserida darah adalah besaran yang menunjukkan banyaknya trigliserida yang terkandung dalam setiap satuan volume darah. Satuan angka trigliserida darah adalah milligram/deciliter (mg/dL) atau millimol/Liter (mmol/L). Angka trigliserida darah juga sering disebut dengan kadar trigliserida darah atau level trigliserida darah.

Pentingnya Mengetahui Angka Trigliserida Darah
Hipertrigliseridemia adalah kondisi seseorang yang memiliki kadar trigliserida terlalu tinggi di dalam darahnya. Kadar trigliserida yang tinggi dalam darah meningkatkan resiko penyakit kardiovaskular terutama penyakit jantung dan stroke. Kadar trigliserida yang tinggi dalam darah juga seringkali merupakan indikasi masalah kesehatan tertentu seperti gangguan fungsi kelenjar tiroid, gangguan fungsi ginjal, gangguan fungsi hati, dan lain sebagainya.

Interpretasi Angka Trigliserida Darah
Untuk mengetahui kadar gliserida dalam darah seseorang, harus dilakukan melalui pemeriksaan darah.  Berikut interpretasi hasil pemeriksaan kadar trigliserida darah.

  • Normal: di bawah 150 mg/dL
  • Cukup tinggi (batas tinggi): 150-199 mg/dL
  • Tinggi: 200-499 mg/dL
  • Sangat tinggi: di atas 500 mg/dL

Tabel interpretasi angka trigliserida darah

Jika hasil pemeriksaan kadar gliserida seseorang melebihi batas normal, dokter mungkin akan menyarankan pengobatan, pengaturan diet, atau perubahan pola hidup. Perubahan pola hidup yang dimaksud misalnya berolahraga, berhenti minum alkohol, berhenti merokok, mengurangi berat badan, dsb.

Leave A Reply

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *