Cara Membaca Jarum Jam

Jam analog standar memiliki tiga jarum jam yaitu jarum pendek, jarum panjang dan jarum halus. Jarum pendek sebagai penunjuk jam, jarum panjang sebagai penunjuk menit, dan jarum halus sebagai penunjuk detik. Jarum pendek umumnya berukuran lebih tebal dari jarum panjang, dan jarum halus berukuran lebih ramping daripada jarum panjang. Pada beberapa jenis jam, khususnya jam dinding dan jam meja hanya memiliki dua jarum jam yaitu jarum pendek dan jarum panjang.

Ketiga jarum jam berputar pada titik pusat yang sama dengan kecepatan putar yang berbeda.

  • Jarum pendek berputar penuh tiap 12 jam
  • Jarum panjang berputar penuh setiap 1 jam
  • Jarum halus berputar penuh setiap 1 menit.

Jarum panjang pada angka 12

Pada umumnya pembacaan jam hanya menyebutkan angka jam dan angka menit. Oleh karena itu pembahasan dalam artikel ini hanya membahas cara membaca jarum jam dan menit saja.

Pada piringan angka jam, terdapat 12 garis skala jam. Jarum pendek tepat menujuk angka hanya pada saat jarum panjang menunjuk angka 12. Jika jarum panjang sudah melewati angka 12 maka sebenarnya jarum pendek juga sudah mulai bergeser melewati angka jam (walaupun pergeseran ini seringkali hanya sedikit dan tidak terlihat nyata). Selama jarum jam belum menunjuk tepat pada angka berikutnya, maka status jam belum berubah. Misalnya jika jarum pendek sudah bergeser banyak melewati angka 1 tetapi belum tepat menunjuk angka 2, maka yang berlaku adalah jam 1.

Posisi jarum panjang

Jarum panjang (penunjuk menit) sebenarnya menggunakan skala yang berbeda dengan skala angka jam. 1 jam terdiri dari 60 menit, maka seharusnya ada 60 skala menit. Oleh karena itu satu skala jam sama dengan 60/12 skala menit yaitu 5 skala menit. Artinya dari angka 1 sampai angka 2 terdapat 5 tanda skala menit. Patokan menghitung menit adalah menit nol pada posisi angka 12. Jika jarum panjang menunjuk angka 1 maka dikatakan lewat 5 menit. Sebenarnya pada saat jarum panjang bergerak, jarum pendek juga bergerak tetapi pergeserannya lebih sedikit. Setiap jarum panjang bergeser 12 skala, jarum pendek bergeser 1 skala.

Posisi jarum pendek

 

Langkah-Langkah Membaca Jarum Jam

  1. Perhatikan posisi jarum pendek. Jarum pendek menunjukkan jam. Arah perputaran jarum jam adalah ke kanan dari posisi angka 12. Jam yang berlaku adalah angka yang ditunjuk atau baru saja dilewati oleh jarum pendek. Jika jarum pendek menujuk angka 4 atau baru saja melewati angka 4 (belum menunjuk angka 5) maka waktu yang berlaku adalah jam 4.
  2. Posisi jarum panjang menunjukkan kelebihan menit dari angka jam yang ditunjukkan oleh jarum pendek. Skala menit dihitung dari menit nol pada posisi jam 12. Setiap skala pada garis skala di pinggir piringan jam adalah satu menit. Jarak antara angka-angka yang bersebelahan adalah 5 menit.

Cara membaca jam

 

Pembacaan Jarum Jam secara Tidak Formal
Selain dari cara pembacaan jarum jam secara formal dengan menyebutkan jam dan menit, ada pula cara pembacaan jarum jam yang tidak formal. Meskipun tidak formal, pembacaan jarum jam berikut ini sangat populer digunakan dalam percakapan sehari-hari.

uds - cara membaca jam tidak formal - 600x300p

1. Jam dapat dinyatakan dalam “kekurangan menit” menuju jam tertentu
Format: jam n kurang x menit
Jika jam dinyatakan dalam kekurangan menit maka kekurangan menit dihitung dari jumlah skala yang harus ditempuh oleh jarum panjang sampai ke angka 12. Misalnya jam 10.40 dapat dinyatakan sebagai “jam 11 kurang 20 menit”.

2. Jam dapat dinyatakan dalam “setengah jam” menuju ke jam yang akan datang.
Format: jam setengah n
1 jam = 30 menit, maka ½ jam = 30 menit. Jam dapat dinyatakan dalam setengah n, maksudnya setengah jam lagi (= 30 menit lagi) menuju jam yang dimaksud. Jam setengah 11 sama dengan jam 10.30 ( jam 10 lewat 30 menit)

3. Kelebihan atau kekurangan jam dapat dinyatakan dalam “seperempat jam”
Format: jam n lewat seperempat atau jam n kurang seperempat
Jam seringkali dinyatakan dalam waktu “seperempat jam”. Diketahui bahwa 1 jam = 60 menit, maka:¼ jam = (1/4) x 60 menit = 15 menit.
Jam 10 kurang seperempat = jam 10 kurang 15 menit = jam 09.45
Jam 10 lewat seperempat = jam 10 lebih 15 menit = jam 10.15

Leave A Reply

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *