1 Liter Beras Berapa Kg?

1 liter beras berapa kg

Beras adalah kebutuhan pokok masyarakat Indonesia karena merupakan bahan makanan utama yaitu nasi. Beras sangat mudah dijumpai di toko-toko. Toko modern menjual beras dalam kemasan dengan berat tertentu.

Beras dapat diperjual belikan dalam satuan liter maupun kilogram. Beras yang dijual secara eceran khususnya di toko tradisional dijual dalam satuan liter. Menakar beras dengan takaran liter dalam jumlah relatif sedikit sangat praktis.

Anda mungkin pernah berpikir: “Mana yang lebih murah membeli beras dalam satuan liter atau kilogram?”. Pada kenyataannya harganya akan sama saja karena penjual pada dasarnya menetapkan harga berdasarkan kesetaraan liter dan kilogram. Dalam hal ini umumnya penjual sudah mengukur berapa liter sekarung beras kemasan misalnya 10 kg. Jika anda bertanya kepada penjual “Satu liter beras berapa kg?” sangat mungkin mereka tidak bisa menjawabnya. Karena mereka hanya berkepentingan dengan harga jualnya. Jika seorang penjual ingin menjual beras 10 kg dengan total harga jual Rp.150.000,- secara eceran, ia berkepentingan menentukan berapa harga jual perliter dan berapa harga jual perkilogram.

Konversi satuan liter ke kilogram untuk beras tidak sederhana karena sangat bergantung pada jenis dan kondisi beras. Secara sederhana konversi dapat dilakukan dengan menggunakan timbangan untuk menentukan berat dan takaran liter untuk menentukan volume beras.

 

Cara Mengukur 1 Liter Beras Berapa Kg

Secara akurat konversi satuan liter ke kilogram dapat dilakukan dengan cara menakar dan menimbang beras. Caranya: Takar 1 liter beras menggunakan takaran liter kemudian timbang. Jika hasil penimbangan menunjukkan angka dalam gram, maka konversikan menjadi kilogram dengan membagi angka gram dengan 1.000 (ingat 1 kg = 1.000 gram).

Beras pulen

Berat 1 liter beras disebut densitas beras. Densitas adalah berat persatuan volume. Misalkan berat 1 liter beras adalah 0,7 kg maka dikatakan densitas atau berat jenis beras tersebut 0,7 kg/liter.

 

Densitas (Berat Jenis Beras)

Densitas atau berat jenis atau kerapatan massa adalah berat benda persatuan volume. Satuan densitas adalah (satuan berat)/(satuan volume) misalkan kg/liter, gram/ml, kg/cm3, gram/cm3, dsb.

Ada dua jenis densitas benda yaitu densitas murni dan densitas bulk. Densitas murni suatu benda adalah berat per satuan volume benda tanpa rongga udara. Densitas bulk suatu benda adalah berat benda persatuan volume benda termasuk rongga udara. Dalam hal ini densitas yang digunakan untuk beras adalah densitas bulk, karena beras selalu ditakar dalam jumlah butiran yang banyak dimana terdapat rongga udara di antara butiran beras. Densitas asli beras didapat dengan menimbang satu butir beras dan mengukur volumenya.

Densitas beras beragam bergantung pada jenis dan kondisi beras. Beras di Indonesia umumnya memiliki densitas antara 0,7 sampai 0,8 kg/liter. Berikut kisaran densitas berdasarkan jenis beras:

  • Beras pulen: 0,7 – 0,8 kg/liter
  • Beras pera: 0,6 – 0,7 kg/liter
  • Beras patah: 0,5 – 0,6 kg/liter

 

Faktor yang Mempengaruhi Densitas Beras

Beras memiliki berbagai jenis dan varietas, yang mana setiap jenis memiliki karakteristik unik, termasuk bentuk, ukuran, dan kepadatan. Faktor-faktor inilah yang memengaruhi konversi beras dari liter ke kilogram. Berikut beberapa faktor yang perlu dipertimbangkan:

Jenis beras: Beras pulen umumnya lebih padat dibandingkan beras pera. Hal ini dikarenakan kandungan amilopektin yang lebih tinggi pada beras pulen, membuatnya lebih lengket dan mudah menggumpal.

Semangkok beras pulen

Ukuran beras: Beras dengan butiran besar (seperti beras IR 64) memiliki rongga udara lebih besar dibandingkan beras dengan butiran kecil (seperti beras pandan wangi), sehingga konversinya berbeda.

Kepadatan beras: Kepadatan beras dipengaruhi oleh kadar air dan proses pengolahan. Beras dengan kadar air lebih tinggi (beras basah) akan lebih berat dibandingkan beras kering.

 

Konversi Satuan Liter Ke Kilogram

Untuk mengkonversi satuan liter ke kilogram diperlukan faktor konversi yang disebut densitas atau berat jenis atau rapat massa. Didefinisikan bahwa densitas (D) adalah berat (m) dibagi volume (V).

          D = m/V

Untuk mengkoversi volume (liter) ke berat (kg) dengan densitas (kg/liter) maka dari rumus di atas.

          m = D x V

Misalkan kita ingin mengetahui berapa kg 12 liter suatu jenis beras dengan densitas 0,75 kg/liter. Perhitungan konversi ini menggunakan rumus di atas adalah sebagai berikut.

m = (0,75 kg/liter) x (12  liter) = 9 kg

Jadi berat 12 liter beras tersebut adalah 9 kg.