Apa Arti IDR pada Harga Barang?

Arti IDR

Sebagian orang merasa asing dengan tulisan IDR pada harga barang. Tulisan IDR ini basa kita jumpai terapat pada label harga barang, katalog produk, daftar menu makanan, struk belanja, dan sejenisnya yang menunjukkan harga. Memang penggunaan kode IDR di masyarakat umum belum lama populer di Indonesia untuk menuliskan harga barang atau jasa. Namun sebenarnya kode IDR ini telah lama dipergunakan namun terbatas dalam bidang ekonomi terutama perdagangan antar negara yang melibatkan mata uang asing.

IDR Singkatan dari Indonesian Rupiah
IDR adalah singkatan dari Indonesian Rupiah atau Rupiah Indonesia, fungngsinya sama dengan symbol Rp. IDR adalah kode resmi mata uang Indonesia menurut ISO 4217. Kita lebih dahulu mengenal simbol Rp untuk menyatakan rupiah sebagai mata uang Indonesia. Dalam hal ini kode IDR menggantikan simbol Rp untuk menyatakan mata uang rupiah Indonesia. Dua huruf pertama yaitu ID adalah kode negara Indonesia menurut standar kode negara ISO 3166-1 alpha-2 country codes. Sedangkan huruf ketiga yaitu R singkatan dari Rupiah.

Penulisan IDR di Depan Angka
Penulisan kode mata uang di depan angka nominal dengan dengan diberi jarak 1 spasi (1 space). Berikut beberapa contoh penulisan IDR pada nilai uang.
IDR 145.000 (sama dengan Rp.145.000,-)
IDR 12,5 juta (sama dengan Rp.12,5 juta)
IDR 149 K (sama dengan Rp.149 ribu), Catatan K = kilo artinya “ribu”

Mata Uang Menurut ISO 4217
ISO 4217 adalah standar mata uang yang pertama kali dipublikasikan oleh Organization for Standardization pada tahun 1978. ISO 4217 berisi daftar kode mata uang (currency code), kode dana (fund code) dan daftar denominasi mata uang dan dana.

Mata uang menurut standar ini terdiri dari tiga huruf, dua huruf pertama adalah kode negara sedangkan huruf ketiga adalah singkatan nama mata uang. Contohnya mata uang Amerika Serikat adalah Dollar, kode ISO-nya adalah USD dimana US adalah kode negara Amerika Serikat (United States) dan D adalah singkatan dari Dollar. Dengan demikian kita mudah memahami tentang kode mata uang populer seperti AUD (Australian Dollar), GBP (Great Brittain Pound sterling, Inggris), JPY (Japanese Yen), dan lain sebagainya.

Daftar kode ISO 4217 digunakan dalam dunia perbankan dan bisnis secara global. Di banyak negara, beberapa kode ISO mata uang tertentu begitu populer dikenal masyarakat sehingga nilai tukarnya dipublikasikan di surat kabar dan situs berita.

Penggunaan kode ISO 4217 dianggap paling sederhana dalam penulisannya untuk membedakan mata uang satu negara dengan mata uang negara lainnya. Penggunaan kode ISO 4217 mengurangi kerancuan penggunaan nama mata uang atau simbol mata uang (misal: Rp, $), mengingat beberapa negara menggunakan nama mata uang yang sama, atau penyebutannya hampir sama (misal rupiah, rufiyaa dan rupee).

Tiket pesawat dan kereta api lintas negara harus mencantumkan ISO 4217 sebagai harga resmi. Hal ini untuk menghilangkan kerancuan mengenai mata uang mana yang digunakan. Mata uang dollar misalnya, digunakan di beberapa negara dengan nilai tukar yang berbeda-beda seperti Amerika Serikat, Kanada, Autralia, Hongkong, Selandia Baru, dan lain sebagainya.

Berikut contoh penulisan beberapa mata uang asing berdasarkan ISO 4217.
USD 120 (120 United States dollar, artinya 120 dollar Amerika Serikat)
CAD 115 (115 Canadian dollar, artinya 115 dollar Kanada)
AUD 150 (150 Australian dollar, artinya 150 dollar Australia)
NZD 220 (220 New Zealand dollar, artinya 220 dollar Selandia Baru)
HKD 500 (500 Hongkong dollar, artinya 500 dollar Hongkong).
JPY 450 (450 Japanese yen, artinya 450 yen Jepang)
GBP 310 (310 Great Britain pound sterling, artinya 310 pound sterling Inggris)
THB 125 (125 Thai baht, artinya 125 baht Thailand)
AED 250 (250 United Arab Emirates dirham, artinya 250 dirham Uni Emirat Arab)
MYR 520 (520 Malaysian ringgit, artinya 520 ringgit Malaysia)

Leave A Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *