Apa Itu Bilangan Avogadro?

 

Apa itu bilangan konstanta avogadro

Salah satu aspek penting dalam ilmu kimia dan fisika adalah pengetahuan akan partikel penyusun materi. Pengetahuan tentang partikel tersebut menjelaskan banyak hal tentang sifat materi. Perubahan kimia dapat dijelaskan dengan pemahaman tentang sifat-sifat atomik unsur atau senyawa.

Setiap materi terdiri dari partikel yang tidak bisa dibagi lagi yang disebut atom. Dua atau lebih atom yang berikatan membentuk molekul. Suatu jenis atom disebut unsur, jika unsur-unsur yang berbeda berikatan secara kimia maka gabungan unsur-unsur tersebut disebut senyawa.

Salah satu konstanta penting dalam ilmu kimia dan fisika berkaitan dengan atom dan molekul adalah bilangan Avogadro. Bilangan Avogadro menjelaskan tentang banyaknya atom atau molekul dikaitkan dengan kuantitas unsur atau senyawa. Bilangan Avogadro disebut juga dengan angka Avogadro atau konstanta Avogadro.

Apa itu bilangan Avogadro atau konstanta Avogadro? Apa hubungan bilangan Avogadro dengan banyaknya unsur atau senyawa? Berikut pembahasannya.

 

Bilangan Avogadro (Konstanta Avogadro)

Bilangan Avogadro adalah massa satu mol zat apa pun yang sebanding dengan berat molekul zat tersebut. Atau dengan kata lain bilangan Avogadro adalah angka yang menunjukkan banyaknya partikel (atom, molekul, atau ion) dalam 1 mol unsur atau senyawa. Misalnya, ketika satu atom oksigen bergabung dengan dua atom Hidrogen, menghasilkan satu molekul air (H2O), di sini satu mol atom oksigen, O (1×6.022×1023 atom O) digabungkan dengan dua mol atom Hidrogen, H (2×6.022×1023 atom H) menghasilkan satu mol H2O.

Amadeo Avogadro

Bilangan Avogadro digunakan untuk menghitung banyaknya partikel suatu unsur atau senyawa. Bilangan Avogadro sama dengan 6,022140857×1023 dan dilambangkan dengan NA. Satuan SI (sistem internasional) angka Avogadro adalah kebalikan dari mol (per mol).

Nilai pasti bilangan Avogadro dapat dihitung dengan muatan satu mol elektron dibagi dengan muatan satu elektron, yang kira-kira sama dengan 6,02214154 x 1023 mol-1.

 

Aplikasi Bilangan Avogadro

Bilangan avogadro digunakan dalam beberapa konsep penting dalam fisika dan kimia sebagai berikut.

  1. Digunakan dalam hukum volume gas Gay Lussac
  2. Digunakan dalam penentuan atomisitas gas
  3. Digunakan dalam penentuan rumus molekul suatu gas

 

Satuan SI Bilangan Avogadro

Satuan SI (sistem internasional) dari konstanta Avogadro adalah mol-1. Satu mol terdiri dari 6,022×1023 satuan partikel dasar (atom, molekul, ion). Bilangan ini adalah nilai numerik tetap dari konstanta Avogadro, NA, bila dinyatakan dalam mol-1 (baca: per mol), maka disebut bilangan Avogadro. Jadi, kebalikan dari nilai mol adalah konstanta Avogadro.

Bilangan avogadro

 

Pentingnya Bilangan Avogadro

Konstanta Avogadro adalah angka yang digunakan untuk mendeskripsikan partikel elementer, yaitu atom, molekul, atau ion yang disajikan dalam satu mol zat apa pun. Namun, bilangan Avogadro adalah massa satu mol zat apa pun yang sebanding dengan berat molekul zat tersebut, yang setara dengan 6,02214154 x 1023 mol-1. Namun, bilangan Avogadro menjadi lebih dipahami sebagai jumlah partikel sebanyak 1 mol yaitu 6,022×1023.

Bilangan Avogadro adalah konstanta dalam kimia yang menjembatani kesenjangan antara bilangan besar dan satuan yang lebih kecil. Bilangan Avogadro memungkinkan kita untuk menggambarkan massa satu mol zat apa pun dalam jumlah kecil, yaitu berat molekul. Namun, ini juga memfasilitasi penjelasan rasio antara reaktan dan produk dalam reaksi atau persamaan kimia. Ini sangat membantu dalam menyederhanakan perhitungan angka besar.

Selain itu, bilangan Avogadro menggambarkan hubungan antara beberapa konstanta fisika dalam sains. Contohnya antara lain sebagai berikut.

  • Mendeskripsikan hubungan satuan massa atom dengan tetapan massa molar Mu, yaitu 1u=Mu/NA
  • Menjelaskan hubungan konstanta Faraday F dengan muatan elementer e, yaitu F=NA.e
  • Menggambarkan hubungan antara massa molekul relatif dan densitas uap.
  • Menjelaskan hubungan antara konstanta gas R dan konstanta Boltzmann kB = R/NA

Pengukuran zat tingkat atom didasarkan pada satuan massa atom. Namun, satuan massa atom dapat digambarkan sebagai 1/12 massa satu atom C. Misalnya, satuan massa atom Oksigen setara dengan 15.999 sma (satuan massa atom). Di sini, perhitungan peran partikel tunggal, yaitu atom atau elektron, dalam suatu reaksi tidak dimungkinkan. Jadi, bilangan Avogadro menghubungkan satuan massa atom dan gram:

1 sma = 1,66 x 10-24 gram

Dengan kesetaraan ini, konversi satuan yang lebih kecil ke gram dan gram ke satuan yang lebih kecil dimungkinkan. Oleh karenanya, satuan massa atom dari satuan yang lebih kecil dapat dihitung dengan mudah.