Apa itu Frame Rate dan FPS pada Spesifikasi Video?

Pengaturan frame rate pada handycam

Saat ini membuat rekaman video tidak sulit. Semua orang yang memiliki ponsel kelas smartphone bisa melakukannya, karena ponsel ini memiliki fitur kamera yang dapat merekam video. Pengguna hanya perlu membuka aplikasi kamera dan mengaktifkan mode video, selanjutnya mulai merekam.

Secara default pengaturan kamera untuk perekaman video berada pada setelan standar yang siap digunakan. Namun pada dasarnya anda bisa mengatur ulang menyesuaikan dengan keinginan dan kebutuhan anda. Akan tetapi bisa dimaklumi bahwa untuk orang awam dan orang kebanyakan hal ini mungkin tidak terlalu penting.

Jika anda berminat untuk menjadi editor video atau pembuat konten video, anda sebaiknya memanfaatkan beragam fitur yang tersedia. Pengaturan kamera dapat meningkatkan kualitas video dan nilai manfaat bagi audiens. Selain itu, dari sisi teknis pengaturan perekaman video diperlukan berkaitan dengan spesifikasi video yang kadang dipersyaratkan untuk dikirim atau diupload.

Salah satu pengaturan kamera untuk perekaman video yang penting adalah frame rate. Apa itu frame rate? Berikut ini pembahasannya.

Pengaturan frame rate kamera digital

 

Pengertian Frame Rate dan FPS

Frame rate adalah ukuran seberapa banyaknya gambar yang ditampilkan per satuan waktu dalam satuan FPS. Secara harfiah frame rate berarti kecepatan bingkai. Jika jumlah foto yang dicetak memiliki satuan lembar maka cukup adil untuk menggunakan satuan bingkai untuk jumlah foto digital yang ditampilkan di layar.

FPS singkatan dari frame per second atau jika diterjemahkan “bingkai per detik”. FPS adalah jumlah gambar yang ditampilkan dalam waktu 1 detik. Satu gambar yang ditampilkan disebut 1 frame (bingkai).

Film atau video yang menampilkan gambar bergerak pada dasarnya adalah rentetan foto yang yang berubah setiap saat. Perubahan yang cepat tersebut mengecoh mata anda yang melihatnya seolah-olah gambar yang ditampilkan bergerak. Perubahan gambar dengan kecepatan 24 frame per detik cukup menipu mata anda yang melihatnya sebagai gambar bergerak secara wajar.

Sebelum era perekaman digital, video direkam pada suatu gulungan (roll) film dalam bentuk gambar-gambar. Saat film diputar, seberkas sinar dari sebuah lampu sorot akan menembus film dan ditangkap sebuah layar putih besar dalam bentuk gambar bergerak. Dari sini dikenal istilah motion picture yang secara harfiah berarti gambar bergerak, terminologi ini masih dipakai oleh rumah produksi film (movie).

Secara prinsip, semakin cepat perubahan gambar tersebut maka akan semakin tajam dan detil gerakan yang anda lihat.

Pengaturan frame rate pada kamera digital

 

Mengapa Frame Rate Penting?

Jika ada orang yang bertanya “Berapa frame rate terbaik?” jawabnya tidak ada. Frame rate berbeda akan menghasilkan efek dan nuansa gerakan yang berbeda. Pengaturan frame rate disesuaikan dengan kebutuhan.

Bagi anda yang merekam untuk kebutuhan dokumentasi kegiatan, pengaturan frame rate mungkin tidak penting. Seting default frame rate pada handycam, kamera digital, atau ponsel anda sudah memadai. Namun berbeda halnya dengan perekaman profesional (film, iklan, berita) yang  membutuhkan efek sinematografi dan bahkan editing, frame rate sangat penting.

Perekaman pertandingan sepakbola misalnya, membutuhkan frame rate tinggi. Hal ini sangat berguna saat stasiun penyiar menayangkan ulang  bagaimana terjadinya sebuah gol dalam versi slow motion (gerakan lambat). Dengan frame rate yang cukup tinggi, pemutaran video dalam gerakan lambat akan tetap terlihat tajam dan detil.

Perekaman dengan frame rate rendah secara umum digunakan untuk video yang tidak perlu sangat detil. Pembuatan animasi GIF sering kali mengunakan frame rate rendah dan mengorbankan detil untuk menghemat ukuran file. Animasi semacam ini sering kita jumpai dalam “stiker” di medsos atau banner iklan digital.

 

Frame Rate dan Ukuran File

Frame rate mempengaruhi ukuran file. Semakin tinggi angka FPS maka semakin banyak gambar yang direkam tiap detiknya, sehingga semakin besar ukuran filenya. Dalam hal ini menggunakan seting frame rate dengan angka FPS default adalah cukup bijaksana.

Video yang diunggah di situs media sosial seperti Youtube, Facebook, Instragram, Tiktok, dsb, harus memenuhi batasan ukuran file yang mereka tentukan. Jika anda membuat video untuk pihak lain, mereka mungkin akan menentukan batas maksimal ukuran filenya. Dalam hal ini pengaturan frame rate bisa menjadi salah satu pertimbangan dalam melakukan perekaman.

Sebenarnya anda bisa melakukan editing pasca perekaman sebagai alternatif mengubah spesifikasi video menggunakan software video editor. Salah satu fitur yang dapat anda ubah adalah frame rate. Sebagai contoh anda dapat mempercepat adegan memasak saat membuat video tutorial resep kuliner.

 

Pemilihan Frame Rate yang Sesuai Kebutuhan

Kamera modern memiliki opsi untuk frame rate mulai dari 24 fps hingga 240 fps pada beberapa kamera. Sebagian besar konten video menggunakan frame rate standar 24 fps. Bergantung pada spesifikkasi perangkat, anda dapat menggunakan frame rate yang lebih tinggi untuk menyesuaikan kebutuhan anda. Hal ini tergantung pada apa yang ingin anda rekam atau efek yang ingin anda tampilkan dalam karya video anda.

Frame Rate 24 fps untuk Bidikan Sinematik dan Film. 24 fps adalah ukuran standar memberi tampilan yang benar-benar sinematik. Ini karena gambar bergerak dengan kecepatan 24 fps terlihat paling alami di mata manusia. Ini adalah ukuran standar frame rate dan merupakan setingan default pada kamera anda. Jadi, jika anda ingin merekam film atau adegan umum, disarankan untuk merekam pada frame rate 24 fps.

Frame Rate 30 fps untuk TV Langsung atau Olahraga. Frame rate 30 fps biasanya digunakan dalam siaran langsung TV, olahraga, atau sinetron. Video dengan frame rate ini memberikan kesan lebih halus (tetapi kurang sinematik) yang cocok untuk siaran langsung TV. Selain itu, wawancara atau dokumenter terlihat lebih baik dengan rekaman 30fps.

Frame Rate 60 fps untuk Film Laga dan Olahraga dengan Gerakan Cepat . Beberapa film sekarang diproduksi dengan 60 fps. Ini menampilkan  sinema yang sangat mulus. Frame rate yang lebih cepat terutama digunakan untuk film aksi dan olahraga gerakan cepat karena mengurangi buram tampilan Gerakan di layar.

Frame Rate 120 fps atau Lebih untuk Efek Gerakan Lambat. Anda mungkin penggemar video gerak lambat, terutama yang memperlambat semua aksi untuk anda tonton. Jenis video ini dicapai dengan metode sederhana—direkam pada fps yang sangat tinggi dan kemudian diperlambat untuk memberikan efek gerakan lambat. Karena lebih banyak frame yang ditangkap dalam satu detik, semua aksi direkam dan terlihat bagus saat diperlambat. Namun, jika anda pernah memutar video 120 fps atau 240 fps saat direkam, anda pasti akan melihat efek yang tampak aneh. Beberapa smartphore memiliki fitur perekaman gerakan lambat. Dalam hal ini perangkat secara otomatis menggunakan frame rate 120 fps atau 240 fps (bergantung spesifikasi perangkat). Anda tidak perlu lagi melakukan editing, perangkat anda dapat menampilkan klip slow motion tanpa buram.