Berapa Gram Emas dan Perak yang Wajib Dibayar Zakatnya?

Gelang emas dan perak

Setiap orang yang beragama Islam (muslim) dikenakan kewajiban berdasarkan Rukun Islam. Rukun Islam ada lima yaitu (1) Membaca dua kalimat syahadat, (2) Menunaikan sholat, (3) Berpuasa di Bulan Ramadhan, (4) Membayar Zakat, dan (5) Menunaikan ibadah haji jika mampu. Kelima hal ini adalah ibadah yang sifatnya wajib berdasarkan syarat-syarat tertentu menurut hukum Islam.

Salah satu rukun islam yang sering ditanyakan adalah mengenai zakat. Hal ini karena tidak semua muslim terkena wajib zakat. Selain itu tidak semua harta wajib dibayarkan zakatnya.

Diantara jenis zakat yang wajib dikeluarkan oleh seorang muslim adalah berkaitan dengan harta berupa emas dan perak. Besaran zakat yang wajib ditunaikan adalah dalam persen maka nilai nominal zakatnya bergantung pada seberapa banyaknya (dalam gram) emas atau perak yang dimiliki. Zakat emas dan perak boleh bibayarkan dalam bentuk uang tunai dengan nilai persentase zakat yang diwajib dikeluarkan.

Jika seorang muslim meiliki emas dan/atau perak belum tentu ia wajib mengeluarkan zakat atas kepemilikan logam mulia tersebut. Berapa gram berat emas dan perak yang wajib dikeluarkan zakatnya? Berikut ini penjelasannya disertai contoh perhitungan.

Perhiasan emas dan perak

 

Pengertian dan Macam Zakat

Zakat adalah bagian tertentu dari harta yang wajib dikeluarkan oleh setiap muslim apabila telah mencapai syarat yang ditetapkan. Sebagai salah satu Rukun Islam, zakat ditunaikan untuk diberikan kepada golongan yang berhak menerimanya (asnaf). Zakat dapat berikan langsung kepada yang berhak menerima, atau melalui amil zakat seperti BAZIS (badan amil zakat infaq dan shodaqoh), masjid, yayasan, dsb. Dalil tentang zakat diantaranya terdapat dalam Al-Qur’an Surah At-Taubah.

“Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan dan mensucikan mereka dan mendoalah untuk mereka. Sesungguhnya doa kamu itu (menjadi) ketenteraman jiwa bagi mereka. dan Allah Maha mendengar lagi Maha Mengetahui.” (QS. At-Taubah, 9 : 103)

Ada beberapa jenis zakat dalam Islam. Secara garis besar zakat dibedakan dalam 6 kategori yaitu (1) Zakat Fitrah, (2) Zakat Maal (Zakat Harta), (3) Zakat Penghasilan, (4) Zakat Pertanian, (5) Zakat Perniagaan, dan (6) Zakat Hasil Ternak. Zakat emas dan perak termasuk kategori zakat maal atau zakat harta.

Emas batangan 100g antam

 

Zakat Emas dan Perak

Zakat emas dan perak termasuk dalam zakat maal (zakat harta). Emas dan perak disebut secara khusus sebagai harta yang wajib ditunaikan zakatnya apabila telah terpenuhi nisabnya. Dasar hukumnya terdapat dalam Al-Qur’an dan Hadits Nabi SAW.

Dan orang-orang yang menyimpan emas dan perak dan tidak menafkahkannya pada jalan Allah, maka beritahukanlah kepada mereka, (bahwa mereka akan mendapat) siksa yang pedih(QS. At Taubah: 34-35).

“Jika engkau memiliki perak 200 dirham dan telah mencapai haul (satu tahun), maka darinya wajib zakat 5 dirham. Dan untuk emas, engkau tidak wajib menzakatinya kecuali telah mencapai 20 dinar, maka darinya wajib zakat setengah dinar, lalu dalam setiap kelebihannya wajib dizakati sesuai prosentasenya.” (HR. Abu Dawud)

 

Syarat Emas dan Perak yang Wajib Ditunaikan Zakatnya

Jika seseorang memiliki emas dan/atau perak tidak otomatis dia harus mengeluarkan zakat atas kepemilikannya. Zakat dikeluarkan atas kepemilikan emas dan perak yang memenuhi syarat hukum Islam. Syarat emas dan perak yang wajib dikeluarkan zakatnya adalah sebagai berikut.

  1. Milik Sendiri, artinya bukan pinjaman, sitaan, jaminan atau milik orang lain.
  2. Sampai Haulnya, artinya sudah dimiliki selama satu tahun berjalan.
  3. Terpenuhi Nisabnya, artinya mencapai ukuran standar  berat minimum sebagai harta yang wajib dikeluarkan zakatnya.

Perak batangan 100g nadir

 

Berapa Gram Minimal Emas dan Perak yang Wajib Zakat?

  • Zakat emas wajib dibayarkan jika mencapai nisabnya yaitu 85 gram
  • Zakat perak wajib dibayarkan jika mencapai nisabnya yaitu 595 gram.

 

Berapa Persen Zakat Emas dan Perak?

Berdasarkan hadist yang diriwayatkan Abu Daud di atas, maka angka persentase zakat emas dan perak adalah 2,5% dari banyaknya emas/perak tersebut. Berikut rumus menghitung zakat emas/perak:

          Zakat emas/perak = 2,5% x Jumlah emas/perak yg dimiliki

 

Contoh Perhitungan Zakat Emas dan Perak

Berikut contoh perhitungan zakat emas:

Bapak Shobri memiliki emas batangan 200 gram (lebih dari nisab 85 gram) lebih dari setahun, maka emasnya wajib untuk dikeluarkan zakatnya. Jika zakatnya dibayar dengan uang, maka perhitungan persentase zakatnya berdasarkan harga emas tersebut saat membayar zakatnya. Misal harga per gram emas saat ini Rp 900.000,- per gram. Maka nilai 200 gram emas tersebut adalah 200 x Rp. 900.000,- yaitu Rp. 180.000.000,-. Zakatnya adalah 25% x Rp. 180.000.000,- yaitu Rp 4.500.000,-.