Pengertian Titik Beku, Titik Lebur, dan Titik Didih

Kubus es mencair

Properti bahan atau sifat bahan adalah pengetahuan yang sangat penting dalam bidang teknik. Oleh karena itu berbagai penelitian telah dilakukan untuk menentukan sifat bahan tersebut. Identifikasi ini bermanfaat dalam pemilihan bahan yang sesuai kebutuhan untuk penggunaan tertentu.

Diantara sifat bahan atau materi yang penting dalam industri adalah berkaitan dengan perubahan suhu. Pengetahuan ini digunakan untuk pemilihan bahan berdasarkan sifat fisikanya terhadap suhu. Hal ini dikarenakan proses industri seringkali melibatkan pemanasan atau pendinginan bahan.

Secara umum suatu bahan atau materi dapat berada dalam salah satu dari tiga fasa yaitu padat, ciar, dan gas. Perubahan fasa suatu bahan dipengaruhi oleh besaran suhu dan tekanan. Dalam industri, kedua besaran ini dapat dimanipulasi agar terjadi perubahan fasa tersebut.

Di antara sifat-sifat fisika bahan berkaitan dengan suhu adalah titik beku, titik lebur, dan titik didih. Apa yang dimaksud titik beku, titik lebur, dan titik didih. Berikut pembahasannya.

 

Pengertian Titik Beku (Freezing Point)

Titik beku (freezing point) adalah suhu tertentu di mana suatu zat berubah dari fase cair menjadi fase padat. Pada titik beku, molekul-molekul atau atom-atom dalam zat bergerak lebih lambat dan memiliki energi lebih rendah, sehingga zat tersebut membeku.

Titik beku biasa digunakan untuk bahan yang dalam suhu kamar berada dalam fasa cair atau gas. Sedangkan untuk bahan yang dalam suhu kamar dalam bentuk zat padat, titik beku ini biasa disebut titik lebur atau titik leleh (melting point).

Tabel titik beku dan titik didih beberapa senyawa

Contoh Titik Beku

Contoh yang umum adalah titik beku air. Air memiliki titik beku sekitar 0 derajat Celsius (°C). Ini berarti bahwa pada suhu di bawah 0°C, air akan membentuk es.

Manfaat Pemahaman tentang Titik Beku

  1. Pengawetan Makanan: Pemahaman tentang titik beku membantu dalam pengawetan makanan. Pada suhu di bawah titik beku, bakteri dan mikroorganisme pembusuk biasanya tidak dapat bertahan hidup, sehingga makanan dapat disimpan lebih lama tanpa rusak.
  2. Industri Farmasi: Dalam produksi obat-obatan dan bahan kimia farmasi, titik beku penting untuk proses pemisahan dan penyaringan.
  3. Transportasi dan Cuaca: Mengetahui titik beku penting dalam transportasi, terutama ketika bekerja dengan zat cair seperti bahan bakar. Titik beku juga mempengaruhi cuaca dan perkiraan suhu rendah yang dapat menghasilkan es atau hujan beku.

 

Pengertian Titik Lebur (Melting Point)

Titik lebur (melting point) adalah suhu tertentu di mana suatu zat berubah dari fase padat menjadi fase cair. Pada titik lebur, molekul-molekul atau atom-atom dalam zat mendapatkan energi tambahan dan bergerak lebih cepat, sehingga zat tersebut meleleh.

Titik lebur (titik leleh) adalah suhu yang sama dengan titik beku. Sebutan titik lebur dan titik beku dapat saling dipertukarkan bergantung arah perubahan fasanya. Disebut titik lebur jika arah perubahannya dari padat ke cair. Sebaliknya, disebut titik beku jika arah perubahannya dari cair menjadi padat.

Tabel titik lebur dan titik didih beberapa unsur

Contoh Titik Lebur

Contoh umum adalah titik lebur es. Es memiliki titik lebur sekitar 0°C. Pada suhu di atas 0°C, es akan meleleh dan menjadi air.

Manfaat Pemahaman tentang Titik Lebur

  1. Pengerjaan Logam: Dalam industri logam, pemahaman tentang titik lebur penting dalam proses peleburan dan pembentukan logam.
  2. Industri Makanan: Pada produksi makanan yang melibatkan cokelat, mentega, atau bahan-bahan lain yang meleleh, pemahaman tentang titik lebur penting dalam mengendalikan proses produksi.
  3. Keamanan dan Pemadaman Kebakaran: Mengetahui titik lebur bahan kimia dapat membantu dalam mengidentifikasi bahaya potensial atau memilih bahan pemadam kebakaran yang efektif.

 

Pengertian Titik Didih (Boiling Point)

Titik didih (boiling point) adalah suhu tertentu di mana suatu zat berubah dari fase cair menjadi fase gas. Pada titik didih, molekul-molekul atau atom-atom dalam zat mendapatkan energi yang cukup untuk mengatasi gaya tarik antar-molekul dan bergerak dalam bentuk gas.

Air mendidih

Contoh Titik Didih

Contoh umum adalah titik didih air. Air memiliki titik didih sekitar 100°C. Ini berarti bahwa pada suhu di atas 100°C, air akan mendidih dan menjadi uap air.

 

Manfaat Pemahaman tentang Titik Didih

  1. Pengolahan Makanan: Dalam memasak dan produksi makanan, pemahaman tentang titik didih penting dalam mengendalikan suhu dalam proses memasak dan perebusan.
  2. Pemurnian Bahan Kimia: Dalam laboratorium dan industri kimia, pemahaman tentang titik didih digunakan dalam proses pemurnian zat kimia dengan teknik destilasi.
  3. Industri Energi: Dalam pembangkitan listrik dan industri energi, pemahaman tentang titik didih penting dalam menghasilkan uap yang digunakan untuk menggerakkan turbin dan menghasilkan energi.