Perbedaan Massa dan Massa Jenis

Perbedaan Massa dan Massa Jenis

Salah satu cara untuk menyatakan kuantitas atau seberapa banyaknya suatu materi (bahan) adalah dengan menggunakan besaran massa. Selain besaran massa, ada besaran fisika lainnya yang mirip yaitu massa jenis. Kedua besaran ini dapat menimbukan kerancuan bagi sebagian orang. Artikel ini membahas mengenai apa beda massa dengan massa jenis.

Jika ada orang yang bertanya “Mana yang lebih berat 1 kg besi dengan 1 kg beras?” Ada orang yang terjebak menjawab bahwa 1 kg besi lebih berat dari 1 kg beras. Harusnya berat keduanya sama, yaitu 1 kg. Dalam hal ini kita membandingkan beratnya, sehingga jangan membayangkan seberapa besar volume materinya. Tentu saja volume 1 kg besi tidak sama dengan volume 1 kg. Kesimpulannya volume 1 kg dua materi yang berbeda adalah tidak sama.

Cara lain untuk menyatakan kuantitas atau seberapa banyak suatu materi adalah menggunakan satuan volume. Dengan logika yang sama dengan jawaban pertanyaan di atas, maka 1 m3 beton volumenya sama dengan 1 m3 gabah (padi). Tentu saja berat 1 m3 beton tidak sama dengan 1 m3 gabah. Kesimpulannya berat 1 m3 dua materi yang berbeda adalah tidak sama.

 

Pengertian Massa

Secara definisi ilmiah, massa adalah besaran inersia (resistensi terhadap akselerasi) yang dimiliki oleh suatu benda atau proporsi antara gaya dan percepatan. Pengertian ini diturunkan dari Hukum II Newton tentang Gerak yang berbunyi, “Percepatan yang dihasilkan oleh resultan gaya yang bekerja pada suatu benda berbanding lurus dengan resultan gaya, dan berbanding terbalik dengan massa benda”. Jika dinyatakan dalam persamaan, hukum II Newton tersebut dapat dinyatakan sebagai F = m.a. (F = gaya, m = massa, a = percepatan). Dari dari persamaan ini maka m = F/a. Semakin besar massa suatu benda, semakin besar gaya yang diperlukan untuk membuatnya bergerak.

Ada banyak satuan massa. Satuan massa dalam SI didasarkan pada satuan dasar “gram” yang memiliki simbol “g”. Satuan massa dalam SI lainnya diturunkan dari satuan gram ini. Berikut beberapa satuan massa dalam SI lainnya.

kg (kilogram), 1 kg = 1.000 g
hg (hectogram), 1 hg = 100 g
dag (decagram), 1 dag = 10 g
dg (decigram), 1 dg = 0,1 g
cg (centigram), 1 cg = 0,01 g
mg (milligram), 1 mg = 0,001 g

 

Pengertian Massa Jenis

Massa jenis atau densitas adalah besaran yang menyatakan massa materi tiap satuan volume. Massa jenis sering disebut juga dengan kerapatan massa materi (bahan). Besaran ini memiliki simbol ρ (baca: rho). Semakin rapat atom atau molekul penyusun suatu materi, maka semakin besar massa jenis materi tersebut. Semakin besar massa atom atau massa molekul penyusun materi maka semakin besar massa jenis materi tersebut.

Jika m adalah massa, dan V adalah volume, maka rumus massa jenis (ρ) adalah sebagai berikut.

          ρ = m/V

Berdasarkan definisi massa jenis di atas maka satuan massa jenis adalah satuan massa per satuan volume. Ada banyak satuan massa jenis dalam SI, tapi yang paling banyak digunakan adalah satuan g/cm3 (gram/centimeter kubik) dan kg/m3 (kilogram/centimeter kubik), dimana 1 kg/cm3 = 0,001 g/cm3.

Massa jenis air dan aluminium

 

Perbedaan Massa dengan Massa Jenis

Berdasarkan rumus massa jenis di atas maka perbedaan antara massa dengan massa jenis adalah sebagai berikut.

Massa materi bergantung pada kuantitas (banyaknya) materi, sedangkan massa jenis materi tetap (tidak bergantung pada kuantitas materi).

Berikut penjelasannya:

Misalkan diketahui massa jenis bata merah adalah 1,5 g/cm3 dan massa 1 bata merah adalah 150 g. Massa 2 bata merah adalah 2 x 150 g = 300 g. Massa 3 bata merah = 3 x 150 g = 450 g. Massa jenis semua bata merah tersebut tetap yaitu 1,5 g/cm3.

Massa dan massa jenis bata merah

Contoh lainnya, massa jenis aluminium adalah 2,7 g/cm3. Massa sekeping aluminum dengan volume 10 cm3 adalah 10 x 2,7 = 27 g, massa sekeping aluminum dengan volume 20 cm3 adalah 20 x 2,7 = 54 g. Massa sekeping aluminium dengan volume 50 cm3 adalah 50 x 2,7 = 135 g. Massa jenis jenis ketiga keping aluminium tersebut adalah sama yaitu 2,7 g/cm3.