Tangga Satuan Panjang (Satuan Jarak) dalam SI

Tangga Satuan Panjang

Satuan panjang atau satuan jarak adalah satuan yang paling populer. Satuan panjang digunakan sebagai alat pembanding besaran dimensi suatu benda atau jarak antara satu titik ke titik lainnya. Dengan menggunakan satuan panjang kita dapat membayangkan dengan lebih mudah panjang sebuah benda atau jarak suatu tempat. Beberapa besaran yang menggunakan satuan panjang atau jarak antara lain: panjang, lebar, tinggi, kedalaman, radius, diameter, ketebalan, gap, jangkauan, jarak, dan lain sebagainya.

Tangga konversi satuan panjang atau yang biasa disebut dengan tangga satuan panjang adalah grafik yang menunjukkan urutan satuan panjang secara bertingkat. Tangga konversi satuan panjang ini sangat bermanfaat untuk memudahkan pemahaman tentang hubungan antara satuan-satuan panjang yang berbeda dan cara mengubah satuan panjang yang satu ke satuan panjang lainnya.

Dalam artikel ini akan dibahas mengenai tangga satuan panjang dalam sistem metrik (sistem internasional, SI). Dalam sistem satuan SI, satuan dasar panjang atau jarak adalah meter. Nama satuan panjang lainnya didasarkan pada satuan meter ini, misalnya millimeter, centimeter, kilometer, dan lain sebagainya.

Konversi Satuan Panjang (Satuan Jarak)
Konversi satuan adalah mengubah dari sebuah satuan ke satuan lainnya. Besaran panjang dapat dinyatakan dalam satuan-satuan yang berbeda. Sebuah mistar penggaris yang panjangnya 30 cm dapat dinyatakan dalam satuan mm yaitu 300 mm. Mengubah satuan dari cm ke mm disebut konversi satuan.

Ada beberapa alasan mengapa konversi satuan dilakukan. Konversi dapat bertujuan untuk menyederhanakan angka (misalnya 0,01 m disederhanakan menjadi 1 cm), menyamakan dengan satuan yang lain, mengikuti standar penggunaan (misalnya gambar teknik harus menggunakan satuan mm), atau agar lebih mudah dipahami oleh orang lain (misalnya angka jarak 150 m lebih mudah dibayangkan daripada 1,5 hm).

Manfaat Tangga Konversi Satuan Panjang (Satuan Jarak)
Tangga konversi satuan panjang (satuan jarak) dapat membantu memudahkan pemahaman tentang satuan satuan panjang. Beberapa manfaat tangga konversi satuan panjang antara lain sebagai berikut.

  1. Menunjukkan nama-nama satuan panjang dalam SI
  2. Menunjukkan urutan satuan panjang
  3. Menunjukkan faktor konversi (faktor pengali) satuan panjang
  4. Menjadi rujukan dalam konversi satuan panjang

Simbol-Simbol Satuan Panjang (Satuan Jarak)
Satuan panjang (satuan jarak) seringkali disingkat penulisannya dengan menggunakan simbol satuan. Simbol satuan panjang tersebut merupakan singkatan huruf-huruf pada satuan panjang tersebut. Simbol-simbol tersebut antara lain sebagai berikut.
km = kilometer
hm = hektometer
dam = dekameter
m = meter
dm = decimeter
cm = centimeter
mm = millimeter

Tangga Konversi Satuan Panjang (Satuan Jarak)

Tangga Satuan Panjang

Tangga konversi satuan panjang (satuan jarak) berisi urutan satuan panjang secara berurutan dengan faktor konversi 10. Faktor konversi satuan panjang atau jarak adalah sebagai berikut.
1 km = 10 hm
1 hm= 10 dam
1 dam = 10 m
1 m = 10 dm
1 dm = 10 cm
1 cm = 10 mm

Cara Menggunakan Tangga Satuan Panjang
Cara menggunakan tangga satuan panjang adalah sebagai berikut.

  1. Satuan panjang paling besar berada di posisi paling atas. Satuan panjang paling kecil berada di posisi paling bawah.
  2. Konversi ke satuan yang lebih besar (lebih tinggi) satu tingkat, dibagi 10. Konversi ke satuan yang lebih kecil (lebih rendah) satu tingkat, dikali 10.
  3. Konversi ke satuan yang lebih besar (lebih tinggi) dua tingkat, dibagi 10 dua kali (dibagi 100). Konversi ke satuan yang lebih kecil (lebih rendah) dua tingkat, dikali 10 dua kali (dikali 100).
  4. Dan seterusnya.

Contoh Cara Menggunakan Tangga Satuan Panjang
Berikut beberapa contoh soal cara mengubah satuan panjang atau satuan jarak menggunakan tangga konversi satuan.

Contoh Soal 1
Soal: 125 m = ….. hm
Jawab:

Contoh Soal 1 Konversi m ke hm

 

 

 

 

 

 

125 m = 125:100 hm = 1,25 hm
125 m sama dengan 1,25 hm

Contoh Soal 2
Soal: Diketahui jarak antara kota A dan kota B adalah 87,2 km. Berapa dam jarak antara kedua kota tersebut?
Jawab:

Contoh Soal 2 Konversi km ke dam

 

 

 

 

 

 

87,2 km = 87,2 x 100 dam = 872 dam
Jadi jarak antara kota A dan B dalam dam adalah adalah 872 dam

Contoh Soal 3
Soal: Diketahui tinggi sebuah lemari 1,85 meter. Hitunglah tinggi lemari tersebut dalam satuan millimeter.
Jawab:

Contoh Soal 3 Konversi m ke mm

 

 

 

 

 

 

1,85 m = 1,85 x 1.000 mm = 1.850 mm

Jadi tinggi lemari tersebut dalam millimeter adalah 1.850 mm

Leave A Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *